Berita

SEKDA ARPAN HADIRI KEGIATAN TIM MONITORING TP PKK PROVINSI SUMATERA UTARA

setdakab.padanglawaskab –  Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Arpan Nst, S.Sos menghadiri kegiatan Tim Monitoring dari TP PKK Provinsi Sumatera Utara Desa Percontohan Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Aku Hatinya PKK, Tahun 2022 bertempat di di Aula Hotel Al Marwah Sibuhuan (3/9/22). Acara Monitoring turut dihadiri Sekdakab Padang Lawas Arpan Nst S.Sos, Kadis PMD Amrin Faisal Siregar, Kadis Pertanian Falah Alfitri Daulay S.TP, Kadis Tannak Agussalim Hasibuan, S.Pt, Kadis BLH Ongku Bosar Daulay, S.Pd, Kadis Perindag Gojali, SE  para pengurus TP PKK Kabupaten, Ketua TP PKK Kecamatan dan Ketua TP PKK tingkat Desa Kabupaten Padang Lawas.

Sekda Arpan  mewakili Plt. Bupati Padang Lawas drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu CHt, MM, M.Si dalam arahannya mengatakan bahwa pembinaan desa percontohan merupakan salah satu upaya pemberdayaan masyarakat secara kompetitif yang dimotori TP PKK dari tingkat kabupaten hingga desa.

Pelaksanaan kegiatan perlombaan desa binaan dilaksanakan dalam tiga tahap yakni supervisi, monitoring dan evaluasi. Tahap supervisi telah dilaksanakan pada Mei 2022 lalu dan hari ini tahap monitoring untuk memantau perkembangan pelaksanaan desa binaan di Kabupaten Padang Lawas.

Untuk itu sekda berharap agar tim monitoring dapat memberikan bimbingan, saran dan arahan untuk mendukung desa percontohan yang terpilih agar kedepan menjadi contoh dan panutan bagi desa lain yang ada di Kabupaten Padang Lawas.

Pada akhir sambutan,  melalui TP PKK, Sekda mengajak masyarakat Padang Lawas untuk mengoptimalkan lahan pekarangan rumah dengan menanam sayuran dan kebutuhan pokok lainnya guna menekan laju inflasi. Salah satu pemicu laju inflasi adalah dari kenaikan harga bahan pokok termasuk cabe, yang sampai saat ini telah menginjak harga tertinggi 100 rb/kg.

Pada kegiatan ini, Pokja I PKK kabupaten yang diketuai Ny.Yani Harjusli Fahri menampilkan beberapa kegiatan pola pembinaan dan pengasuhan anak dan remaja, diantarannya menampilkan jingle paredi, drama berjudul Akibat pernikahan dini, dimana keseluruhann peranya dimainkan para remaja Desa Sibual buali.

Penampilan ini merupakan salah satu bentuk sosialisasia pola pengasuhan anak dan remaja.

Sedangkan pokja 3 yang diketuai Ny. Rini Roni Saiful menampilkan paparan terkait kegiatan desa binaan Pir Trans Sosa 1A dalam pengelolaan lahan pekarangan rumah dengan menanam berbagai jenis  tanaman penyokong kebutuhan rumah tangga seperti sayuran, cabe, tomat dan lain sebagainya, juga Tanaman obat keluarga (toga) dan apotik hidup dengan berbagai macam media tanam dan perawatannya. (PHN13)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *