Berita

SOSIALISASI SABER PUNGLI DI LINGKUNGAN KABUPATEN PADANG LAWAS

setdakab.padanglawaskab –  Wakil Bupati Padang Lawas drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, CHt, MM., M.Si hadir dan membuka langsung acara Sosialisasi UPP Saber Pungli Tahun 2021 yang ditaja oleh nit Pemberantasan Pungutan (UPP) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Provinsi Sumut melalui Pokja Pencegahan Saber Pungl, Kamis (8/7/2021) di Aula Hotel Al Marwah Sibuhuan. Hadir juga Ketua Pokja Pencegahan Saber Pungli Provinsi Sumut, AKBP H.Parluatan Siregar, Kapolres Padang Lawas AKBP Jarot Yusviq Andito, Pokja Ahli UPP Saber Pungli Provsu Dr.Haslinda M.Ikom, Sekretaris Pokja Pencegahan Saber Pungli Provsu AKBP Budiman, AKBP Indra Ritonga, Pabung 0212/TS Kapten ARH Soleh Hasibuan, Ketua UPP Saber Pungli Padang Lawas , Wakapolres Kompol JW.Sijabat, Ketua Harian UPP Saber Pungli Palas Harjusli Fahri Siregar, sejumlah pimpinan OPD dan Kejaksaan Negeri Padang Lawas.

Wakil Bupati, dalam sambutannya mengatakan, pencegahan pungli akan terus disosialisasikan supaya selalu berhati-hati dalam bekerja dan paham apa itu pungli, serta bagaimana mencegahnya. “Kita harus pro aktif dalam upaya pencegahan pungli dan harus berani mengatakan ‘stop pungli’, jangan memberi dan jangan menerima, serta laporkan bila menemukan praktik pungli di sekitarnya,” tegas Wabup.

Wabup menambahkan. “kegiatan ini sangat bermanfaat dilaksanakan dan tentunya semua sudah tahu bahwa pungli itu sangat dilarang dan melanggar aturan. Namun terkadang iman kita yang tidak kuat dan semua itu tidak terlepas dari niat individu kita untuk melakukan kecurangan untuk mengambil keuntungan dengan cara yang salah,” terang Zarnawi.

Ia berpesan, para peserta yang mengikuti sosialisasi dapat mengimplementasikan dan menerapkannya dalam lingkungan kerja dan dalam kehidupan sehari hari. “Mari kita bersama-sama menjaga kepercayaan masyarakat, serta menjaga nama baik lembaga yang diamanahkan masyarakat kepada kita,” ungkap Zarnawi.

Sementara itu, Ketua Pokja Pencegahan Saber Pungli Provinsi Sumut, AKBP H. Parluatan Siregar mengatakan, sosialisasi ini digelar guna mencegah terjadinya praktik pungutan liar di dalam tubuh pemerintah khususnya di instansi dan lembaga pelayanan yang bersentuhan dengan masyarakat. “Sosialisasi ini menitik beratkan pada pencegahan pungli di instansi yang melakukan pelayanan masyarakat dan juga mengingatkan agar perilaku yang cenderung mengarah pada pungli untuk bisa dihindari,” ucapnya.

Ia menambahkan, pencegahan ini sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 tahun 2016 sebagai payung hukum pembentukan Tim Saber Pungli. “Sosialisasi ini utamanya dilakukan kepada dinas yang melakukan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus upaya antisipasi agar Aparatur Sipil Negara (ASN) jangan menjadi objek bulan-bulanan pungli,” terang Parluatan.

Menurut dia, UUP selalu mengingatkan agar dalam melaksanakan tugasnya, dinas-dinas maupun instansi dan lembaga yang bersentuhan langsung melayani masyarakat melaksanakan tugas sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ditetapkan dalam memberikan pelayanan.

“Di lingkungan instansi pemerintah pada sektor pelayanan publik paling rawan terjadi praktek pungutan liar, sehingga dibutuhkan pengawasan secara dini untuk pencegahan agar tidak terjadi hal yang merugikan negara,” tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *