Berita

BUPATI PADANG LAWAS SERAHKAN 844 SERTIFIKAT TANAH PROGRAM REFORM AGRARIA

SETDAKAB PALAS – Bupati Padang Lawas H. Ali Sutan harahap (TSO) menyerahkan Sebanyak 844 sertifikat tanah yang terdiri dari Desa Janji Lobi, Kecamatan Barumun sebanyak 375 sertifikat, Desa Siraisan dan Kecamatan Ulu Barumun sebanyak 81 Sertifikat, Kemudian Desa Lubuk Bunut dan Hutaraja Tinggi sebanyak 175 Sertifikat dan Desa Papaso Kecamatan Batang Lubu Sutam sebanyak 213 sertifikat.

Penyerahan sertifikat tanah ini dilakukan secara simbolis kepada 844 orang warga oleh Bupati Padang Lawas, dan  Kepala BPN Kabupaten Tapanuli Selatan di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati Padang Lawas, Selasa (23/1) lalu. Sertifikat tanah ini merupakan program reform agraria

Bupati Padang Lawas H. Ali Sutan Harahap dalam sambutannya mengatakan, penyerahan sertifikat tanah ini sejalan dengan target Presiden RI melalui Badan Pertanahan Nasional Provinsi, Kabupaten/Kota se-Indonesia dengan jumlah keseluruhan sebanyak 126 juta bidang tanah yang harus disertifikatkan.

“Untuk kabupaten Padang Lawas tahun 2017 ini, baru 844 sertifikat yang diserahkan kepada 4 desa. Tahun 2018 ini, masih ada pendataan inventarisasi supaya disampaikan ke Pemerintah Pusat melalui Gubernur Sumatera Utara, agar masyarakat Kabupaten Padang Lawas mempunyai sertifikat baik lahan perkebunan dan perumahan,” kata bupati.

“Karena terjadi banyaknya konflik, antara masyarakat dengan masyarakat, pengusaha dan Pemerintah, maka Presiden memerintahkan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, bahwa tahun 2018 sebanyak 5 juta sertifikat harus keluar, dan tahun 2019 sebanyak 7 juta, kemudian tahun depannya lagi sebanyak 9 juta sertifikat harus keluar,” ujarnya.

Bupati Padang Lawas berharap, agar target sebanyak 7 Ribu sertifikat dapat teralisasi, sehingga konflik tanah tidak terjadi lagi tingkat bawah.

Sedangkan, Kepala BPN Tapsel, Fachrul Husin Nasution menyampaikan, apresiasinya kepada Pemkab Padang Lawas yang telah menjalin kerjasama dalam upaya mencapai target dari Presiden untuk mewujudkan sebanyak 126 juta bidang tanah yang harus disertifikatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *