Berita

WABUP BUKA RAPAT KOORDINASI DAN KONS0LIDASI PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN (PPL)

Sibuhuan – Meningkatnya kesejahteraan petani adalah merupakan salah satu tujuan dari pembangunan nasional,hal ini merupakan suatu kontribusi pembangunan yakni pada sektor pertanian. Wakil Bupati Padang Lawas Drs. H. Ahmad Zanawi Pasaribu,C.Ht dalam sambutannya pada acara rapat koordinasi dan konsolidasi penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang diselenggarakan di Gedung Dinas Pertanian Kab. Padang Lawas pada kamis, 16 Februari 2017.

 

Penyuluh pertanian berfungsi sebagai motivator dan katalisator yang akan menggerakkan semua sistem pertanian agar dapat berhasil. Dalam rangka meningkatkan pertanian di kabupaten padang lawas, maka pemerintah akan membuka Politeknik IPB di kabupaten Padang lawas pada tahun 2017 ini. Politeknik IPB ini pertama kalinya di bangun di Pulau Sumatra yaitu di Padang Lawas dan hanya ada tiga di Indonesia,diantaranya terletak pada Indonesia Timur, Cianjur (Jabar) dan Sumatera yang terletak di kab. Padang Lawas.

 

Wakil bupati berharap kepada siswa/I SMA sederajat agar dapat mempersiapkan diri untuk bersaing,dari berbagai Provinsi nanti akan masuk ke perguruan tinggi ini. Berdasarkan  Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 Tahun 2016 dan Peraturan Daerah No. 03 Tahun 2016, tentang struktur organisasi Pemerintah Kabupaten Padang Lawas. Dimana dalam peraturan tersebut dinas pertanian Kab. Padang Lawas telah digabungkan dengan penyuluh pertanian dan telah dibentuk UPTD pada kecamatan. Untuk itu, perlu adanya koordinasi yang kuat dan efektif antara PPL,dinas pertanian  dan Ka. UPTD mengenai berbagai masalah di lapangan agar dapat segera di atasi.

 

Mengakhiri sambutannya, Bapak Wakil Bupati Padang Lawas berharap melalui rapat koordinasi dan konsolidasi penyuluh pertanian lapangan (PPL) Se-Kabupaten Padang Lawas agar dapat menyatukan misi-misi untuk meningkatkan hasil pertanian di Kab. Padang Lawas.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *