Kegiatan

BUPATI H. ALI SUTAN HARAHAP (TSO) AJAK MASYARAKAT PADANG LAWAS SUKSESKAN SENSUS PENDUDUK (SP) ONLINE 2020

SETDAKAB.PADANGLAWAS  – Bupati Padang Lawas Ali Sutan Harahap (TSO) melalui Kepala Bappeda Yenni Nurlina Siregar mengajak semua pihak untuk menyukseskan Sensus Penduduk (SP) 2020 secara online pada rapat koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kab. Padang Lawas bersama ASN di lingkungan kerja Bappeda Padang Lawas, Jum’at (28/2) lalu.

Bupati Padang Lawas (TSO) melalui Kepala Bappeda Yenni Nurlina Siregar “keikutsertaan mensukseskan sensus penduduk tahun 2020 dibuktikan dengan ikut serta melakukan pendataan secara online oleh semua ASN dan TKS di lingkungan kerja Bappeda Palas. SP 2020 sangat penting, karena dalam setiap gerak pembangunan yang kita laksanakan dan kebutuhan data akurat merupakan hal yang mutlak. Karenanya semua harus ikut serta melakukan pendataan secara online,” kata Yenni Nurlina.

Ia menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Palas akan dapat menyusun program sesuai kebutuhan, sasaran dan pencapaian yang ditargetkan hanya dengan dukungan data akurat BPS. “Hasil sensus penduduk ini akan dijadikan kunci dasar perumusan kebijakan pemerintah untuk perencanaan pembangunan,” ujar Yenni Nurlina.

Yenni Nurlina Siregar menjelaskan, dengan mengetahui jumlah penduduk suatu wilayah berdasarkan jenis kelamin, kelompok umur, dan pendidikan, maka pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah bisa memperoleh gambaran tentang kondisi kependudukan suatu wilayah. Setelah hasil akhir SP 2020 keluar, lanjut Yenni, data tersebut dapat digunakan sebagai dasar menentukan kebijakan serta keputusan untuk perencanaan pembangunan berikutnya yang tepat sasaran. Karena itu, pelaksanaan SP 2020 dinilai sangat membutuhkan keterlibatan semua pihak dan kunci sukses penyelenggaraan SP 2020 adalah koordinasi intensif dengan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Oleh karena itu, kita himbau kepada para peserta untuk membantu pelaksanaan SP 2020 di Kabupaten Palas dengan menyebarluaskan informasi mengenai SP 2020 di berbagai kesempatan dan medi, serta mengajak warga berpartisipasi dalam sensus penduduk,” ajak Yenni.

Yenni menambahkan, Sensus Penduduk 2020 digelar berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik, serta rekomendasi PBB mengenai Sensus Penduduk dan Perumahan Tahun 2020. SP 2020 ini merupakan penyelenggaraan kegiatan pendataan lengkap seluruh penduduk Indonesia yang  bertujuan untuk menyediakan data jumlah, komposisi, persebaran, dan karakteristik penduduk Indonesia, sebagai dasar dalam menetapkan perencanaan dan kebijakan pemerintah. (PHN13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *