Berita

Hadiri Pengajian Rutin Setdakab, Setda Arpan: Ini Tema yang menarik untuk diikuti

Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Padang Lawas melalui Bagian Kesra kembali menggelar Pengajian rutin yang dilaksanakan setiap bulan di Aula Setdakab Padang Lawas, Jumat (26/7). Pengajian kali ini dihadiri Setda Arpan Nasution, S.Sos dan Ustadz Serka H. Ansor Harahap beserta Kepala bagian dan Staff di Setdakab Padang Lawas. Tema yang diambil adalah Nikmatnya Kematian Bagi Orang-orang yang Sholeh.

Setda Arpan menyampaikan, “Tema kali ini sangat menarik untuk diikuti karena barangkali kita sebagai manusia biasa terkadang hanyut dengan kehidupan duniawi semata, kadang kita lupa dengan kematian. Barangkali jika ada suatu peristiwa baru kita mengingat kematian, contohnya saya kemarin dari Jakarta ke Pekanbaru dimana pesawat sudah mutar-mutar di atas Bandara Sultha Syarif Kasim II dan Pilot memutuskan untuk landing di Kuala Namu Medan, namanya pesawat dengan ketinggian barangkali untuk hidup sangat tipis harapannya ya” Sebut Arpan.

Arpan melanjutkan, “Mari kita cermati apa-apa yang disampaikan oleh Ustadz sehingga kita termasuk dalam satu diantaranya, kita masuk dalam golongan orang-orang yang beriman, karena kematian ini bagi orang yang sudah berusia 40 tahun masih melakukan maksiat misalnya berjudi, mungkin mau matipun nanti akan sulit melepaskan kebiasan-kebiasan yang buruk tersebut.

Diakhir sambutannya, Setda Arpan menghimbau seluruh Staff di Setdakab untuk bersama-sama sholat berjamah di Masjid Agung Al Munawaroh. “Khususnya Staff Di Sekretariat ini ayok kita sholat berjamaah terutama Sholat Dzhuhur dan Ashar, sehingga masjid yang kita bangga-banggakan sebagai iconnya Padang Lawas jika tidak ada jamaahnya itu tidak ada artinya”.

Sebelumnya Kabag Kesra Musa Irwan, S.Psi mengatakan pengambilan Tema Nikmatnya Kematian Bagi Orang-orang yang Sholeh adalah untuk menyadarkan dan menjalin hubungan baik kepada Allah dan hubungan sesama manusia.

Kabag Umum Erwin Alamsyah Pane, SE juga melaporkan perihal aktifitas Serikat Tolong Menolong (STM) selama satu bulan terakhir, dimana ada beberapa diantaranya yang sudah mendapatkan bantuan STM, “telah diberikan santunan kepada Ahmad Faisal yang isterinya telah melahirkan pada 22 Juli kemarin, semoga menjadi anak yang berbakti kepada orang tua”, dan saldo total STM kita pada saat ini adalah sebesar Rp. 19.327.000, kami ucapkan terimakasih kepada kita semua yang telah berpartisipasi dalam kegiatan STM ini, semoga menjadi ladang ibadah untuk kita semua”, Ucap Erwin.

Serka H. Ansor Harahap dalam tausyiahnya menyampaikan, “mari kita perbaiki niat kita semata-mata kepada Allah, mudah-mudahan tausyiah ini Allah jadikan kita hamba-hamba yang bertaqwa kepada Nya. Setiap yang bernyawa akan merasakan kematian. Orang yang beriman pada saat nyawa dicabut rasa sakitnya itu seperti kambing dikuliti hidup-hidup. Cuman orang orang yang beriman saat dicabut nyawanya oleh Malaikat Izroil sebelumnya dinampakkan lah kepadanya bidadari-bidadari syurga dan syurga tempatnya kelak diakhirat sehingga rasa sakit yang ia terima tidak terasakan, seperti yang Allah ceritakan dalam Surah Yusuf saat Zulaikha memanggil Nabi Yusuf didepan Kaum-kaumnya sehingga tanpa sadar melihat ketampanan Nabi Yusuf Kaum-kaumnya tersebut tanpa sadar menyayat-nyayat tangannya dengan pisau. Itu baru nikmatnya melihat Nabi Yusuf bagaimana jika Bidadari dan Syurga dinampakkan kehadapan kita”.

Diakhir tausyiahnya Ustadz Ansor menyampaiakan “Lakukann lah semua hal-hal yang baik, Sholat dhuha, bersedekah, ucapan yang baik, jangan menyinggung perasaan orang lain, silaturahmi lakukan itu semua”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *