Berita

RIBUAN MASYARAKAT PADANG LAWAS HADIRI PENGAJIAN USTADZ ABDUL SOMAD

Penceramah Kondang Ustadz Abdul Somad, Lc, MA memberikan tausyiah perihal Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Lapangan MAN Sibuhuan, Selasa (9/4) lalu. Hadir pada acara tersebut Bupati Padang Lawas, Forkopinda Padang Lawas, Setda Padang Lawas, Ketua MUI Padang Lawas beserta Kepala OPD Padang Lawas dan ribuan Masyarakat Padang Lawas turut menyaksikan pengajian Ustadz Abdul Somad. Meski terik matahari begitu menyengat tidak menyuruti minat Masyarakat Padang Lawas untuk menyaksikan secara langsung DA’I asal Riau kelahiran Silo Lama, Asahan Sumatera Utara tersebut.

Bupati Padang Lawas H. Ali Sutan Harahap (TSO) dalam sambutannya mengatakan, “Terimakasih kepada Ustadz Abdul Somad beserta rombongan yang telah meluangkan waktunya dalam acara Isra’ Mi’raj sekaligus menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H.  Semoga dengan mengikuti pengajian ini seluruh element Masyarakat Padang Lawas dapat membumikan syiar Islam sebagai Serambi Mekkahnya Sumatera Utara sehingga dapat mewujudkan Visi Misi Kami Padang Lawas Bercahaya” Sebut TSO.

Bupati Padang Lawas H. Ali Sutan Harahap (TSO) mengatakan minat orangtua di Padang Lawas menyekolahkan anaknya di sekolah Islam lebih dominan dari sekolah umum.

Bupati melanjutkan, dikatakan Serambi Mekkahnya Sumatera Utara dikarenakan minat dan daya tarik orangtua dalam menyekolahkan anaknya di pondok pesantren lebih dominan dibandingkan sekolah umum, dengan persentase atau ratio perbandingan Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebanyak 9808 Santri/wati, Madrasah Aliyah (MA) 5078, sedangkan SMP sederajat 5768 Siswa/i dan SMA sederajat 7605 Siswa/i dengan total keseluruhan 14.986 Santri/wati dan 13.373 Siswa/i, dengan demikian terbukti minat orangtua menyekolahkan anaknya di sekolah Islam lebih dominan dari sekolah umum, ditambah pada saat ini pondok pesantren di Padang Lawas yang jumlahnya 30 pesantren akan diyakini abertambah seiring kemajuan Kabupaten Padang Lawas dimasa depan, Lanjut TSO.

Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam ceramahnya mengatakan, “Sebentar lagi kita akan melaksanakan Pesta Demokrasi, untuk itu jika ada yang menawarkan uang apakah diambi atau tidak? (Tanya ustadz kepada jemaah), ambil duitnya serahkan ke pembangunan masjid, ambil duitnya serahkan kepada anak yatim. Hindari money politic, jangan sebarkan ujaran kebencian, jangan sebarkan hoax, jaga persatuan dan kesatuan, kedamaian, Tanggal 17 April kita tetap bersaudara, Siap Jaga NKRI?, siap jaga ulama?, siap jaga Islam?, jika orang yang sudah berpendidikan, sudah mengikuti pengajian yasin maka akan terpilih pemimpin kita yang amanah sebut Ustadsz UAS.

Ustadz UAS melanjutkan Hikmah dari Isra’ Mi’raj adalah, “pertama Dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa jaga Habluminannas (hubungan sesama manusia), Kedua sampai di Masjidil Aqsa Rasulullah jadi Imam, HabluminAllah (hubungan kepada Allah), hal inilah tidak boleh putus. Ketiga banyak-banyak berdzikir, keempat intinya adalah menjaga sholat, dan kelima sucikan hati tambah Ustadz UAS.

Orang barat duitnya banyak, rumahnya mewah, tidak bisa tidur, kenapa? Karena punya penyakit insomnia banyak pikiran. Berbeda dengan Ummat Islam terutama pada saat Sholat Jum’at begitu mudah jemaah untuk tidur saat khotib menaiki mimbar. Makanya mari kita perbanyak berdzikir, dengan berdzikir akan menolong kita saat sakaratul maut menjemput. Macam kulit kambing dikuliti hidup-hidup, macam mata kali pancing ditarik dari kulit yang basah itulah beratnya sakarul maut, tapi ada yang ringan yaitu lafadz dzikir La Illaha IllAllah, ungkap Ustadz UAS.

Jemaah memadati Lapangan MAN Sibuhan guna menyaksikan pengajian Ustadz Abdul Somad.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *