Berita

BUPATI PADANG LAWAS SAMBUT KUNJUGAN KERJA KEPALA KEJAKSAAN TINGGI SUMATERA UTARA

Bupati Padang Lawas H. Ali Sutan Harahap (TSO) sambut kunjungan kerja (Kunker) Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Fakhruddin Siregar, SH, MH beserta rombongan di Pendopo Bupati Padang Lawas, Jum’at (6/2) lalu. Hadir juga pada acara tersebut Forkopimda Kabupaten Padang Lawas, Setda Padang Lawas Arpan Nasution, S.Sos, para Kepala OPD Padang Lawas, MUI Padang Lawas beserta Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Padang Lawas.

Bupati H. Ali Sutan Harahap (TSO) dalam sambutannya mengatakan, “dengan pertemuan antara Kejaksaan Tinggi Pemprov Sumatera Utara dan Pemkab Padang Lawas semoga bisa memotivasi dan memberi semangat kerja kepada ASN Padang Lawas untuk lebih professional guna memberikan hasil pembangunan yang lebih baik bagi masyarakat Padang Lawas, oleh karena itu kepada segenap Masyarakat Padang Lawas agar membantu kelancaran pembangunan di daerah yang kita cintai ini. Bupati TSO melanjutkan, “penyelenggaraan pembangunan pemerintahan di Kabupaten Padang Lawas telah berjalan baik dan lancar hal ini berkat kesamaan pandangan  dalam menjalankan roda pemerintahan, dimana Kejaksaan Negeri Padang Lawas sebagai salah satu penegak hukum telah banyak memberikan kontribusi terhadap pemerintah dan masyarakat Padang Lawas hal ini dapat kita lihat dari kiprah dan peran Kejaksaan Negeri Padang Lawas dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum  semakin meningkat hal ini ditandai dengan telah diresmikannya kelembagaan Pengadilan Negeri Sibuhuan dan Pengadilan Agama Sibuhuan beberapa waktu yang lalu. Hal ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Lawas dalam upaya dalam mewujudkan kesejahteraan Masyarakat Padang Lawas dan mendukung setiap program Kejaksaan Negeri Padang Lawas dalam upaya mewujudkan kesadaran hukum di Padang Lawas” Sebut TSO.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi  Sumatera Utara Fakhruddin Siregar, SH, MH mengatakan, kehadiran penegak hukum bukan untuk menghukum tapi untuk menyelesaikan masalah hukum. Kehadiran kita di sini adalah Pemerintah Pusat menempatkan kita untuk membantu Pemerintahan Daerah. Satu ilustrasi misalnya Instansi Vertikal seperti balai. Balai itu datang ke sini untuk membantu APBD yang kurang, bukan membantu yang tidak sesuai dengan kebutuhan kepala daerah setempat. Fakhruddin berharap masyarakat dapat membantu dalam pembangunan. Membantu dengan pikiran, membantu dengan pengawasan walaupun tidak bisa membantu dengan fisik. Seperti pertama, adanya pembangunan jangan sampai dirusak, saya mendengar baterai penerang jalan solar cell aja ada yang hilang bagaimana kita mau maju?, kedua dalam pembangunan masyarakat turut mengawasi supaya pembangunan kita benar-benar berjalan sehingga bisa berkelanjutan terus menerus. Kita ilustrasikan jika APBD Padang Lawas ± 1,2 Trilyun paling tidak 600 Milyar untuk pembanguan infrastruktur. Jika masa jabatan satu kepala daerah 1 periode 5 tahun bisa dikalikan menjadi 3 Trilyun. 3 Trilyun membangun satu kabupaten berapa mewahnya dareah tersebut? Tapi kenapa tidak terlihat? Belum lagi dikalikan 2 periode masa jabatan pasti lebih mewah. Tapi bukan berarti dikantongi bupatinya atau dikantongi pihak lain tapi pembangunan yang tidak bisa berkelanjutan, bangun ke sini kembali lagi kebelakang sehingga berulang-ulang di sinilah peran kita sebagai pengawas dari masyarakat Padang Lawas. sebut Fakhruddin.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *