Berita

Pjs BUPATI PADANG LAWAS BUKA PUASA BERSAMA TOKOH AGAMA DAN TOKOH MASYARAKAT

SETDAKAB PALAS – Pjs Bupati Padang Lawas Ir. H. Armand Effendy Pohan, M.Si buka bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat di Rumah Dinas (Pendopo) Pjs Bupati, Senin (4/6). Hadir juga Setda Padang Lawas Arpan Nasution, Ketua MUI Padang Lawas dan sejumlah Pejabat SKPD Padang Lawas.

Dalam sambutannya Pjs Bupati Armand menyampaikan, “kegiatan yang kita laksanakan ini merupakan rangkaian dari Safari Ramadhan Pemerintah Padang Lawas di 12 kecamatan, ditambah dengan satu Nuzul Qur’an dan ditutup dengan buka bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat Padang Lawas”, ucapnya.

Pjs Bupati Armand berpesan agar Masyarakat Padang Lawas meningkatkan silaturahim, “Tanpa silaturahim kita tidak akan bisa mengerjakan kerja kita sendiri. Banyak contoh pekerjaan yang kita kerakan sendiri, rencanakan sendiri, pikir sendiri, akhirnya jadi pening sendiri. Oleh karenanya mari kita sama-sama bekerja sebagai satu tim, sehingga melahirkan sinergitas yang baik antara Setda selaku eksekutif dengan DPR Padang Lawas selaku legislatif”, sebutnya.

Pjs Bupati Armand juga menghimbau seluruh element Masyarakat Padang Lawas agar mensukseskan Pemilahan Umum Gubernur – Wakil Gubernur Sumatera Utara, dan Bupati – Wakil Bupati Padang Lawas, “mari dengan kapasitas dan kompetensi kita masing-masing kita sukseskan kegiatan ini, sehingga Pemilu dapat berjalan dengan LUBER dan Jurdil” ujar Pjs Bupati.

Sebelumnya perwakilan Tokoh Masyarakat Padang Lawas H. Marahadi Hasibuan menyampaikan, “Kita ucapkan terimakasih kepada Bapak Pjs Bupati yang telah mengundang kita pada acara ini, sekaligus memberikan kepada kita suatu kerja sama yang baik dan menjadi suatu budi pekerti yang luhur dalam rangka menjaga keamanan di Padang Lawas”.

Sementara itu Ustadz Sehat Muda, LC, MA dalam tasyiahnya mengingatkan kepada Ummat Muslim di Padang Lawas agar membayar zakatnya. Zakat fitrah itu dibayarkan paling lama satu Syawal atau sebelum imam naik mimbar. Pembayarannya jika dipakai dengan beras dengan berat 2,7 Kg sesuai dengan yang dikonsumsi, jika dibayarkan dengan uang dengan beras tipe pertama Rp.30.000, beras tipe dua Rp.27.000, dan tipe tiga Rp.25.000.

Berbeda dengan zakat mal, lanjutnya, yang mana zakat mal dibayar dalam kurun waktu satu tahun sekali untuk membersihkan harta benda. Namun utamanya di Bulan Ramadhan.

“Kalau zakat mal ada haul, dan untuk pokok pembayaran tergantung menzakatinya, jadi ada aturan dan syarat-syaratnya, contohnya dagangan itu dizakati selama satu tahun itu 2,5 persen dari harta dagangan selama satu tahun, dan akan berbeda lagi dengan harta panen hasil bumi,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *