Berita

DI BULAN RAMADHAN BAGIAN KESRA ADAKAN PENGAJIAN BULAN BAGI STAFF SEKRETARIAT DAERAH PADANG LAWAS

SETDAKAB PALAS – Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) adakan pengajian rutin bagi Staff di Aula Kantor Sekretariat Daerah Padang Lawas, Jum’at(25/5) lalu. Mewakili Kepala Bagian Kesra, Kasubbag Kesra Musa Irwan, S.Psi menyampaikan, pengajian yang rutin kita agendakan setiap bulannya ini dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih (Good and Clean Governance).

“Kinerja yang baik dari ASN  tidak hanya didukung oleh  prestasi kerja, kreasi dan inovasinya tetapi juga didukung oleh kondisi mental moralnya yang baik yang diaktualisasikan dalam bentuk  ketekunan, kejujuran, keikhlasan, kedisiplinan, kerjasama, semangat kerja, dan motivasi berprestasinya karena mampu menemu kenali potensi dan kemampuan dirinya”, sebutnya.

Sementara itu, Ustadz Rahmad Mujahid Harahap dalam tausyiahnya berpesan kepada jemaah pengajian agar memperbanyak Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Salah satu manfaat Shalawat yang dijelaskan ustadz adalah mengobati perasaan gelisah, gundah gelana, kita juga harus senantiasa berzikir dan berselawat agar hati sentiasa tenang dan tidak gusar, sebut Ustadz.

Pada kesempatan tersebut, Ustadz Rahmad Mujahid Harahap juga menyampaikan keprihatinannya terhadap Masyarakat Padang Lawas yang tidak melaksanakan ibadah puasa. Dia mengingatkan kepada Jemaah pengajian agar meningatkan keluarganya agar tetap teguh menjalankan kewajiban ibadah puasa Ramadhan.

“Beberapa orang Muslim yang dalam kondisi tertentu diperbolehkan membatalkan puasa Ramadhan. Pertama, orang jatuh sakit parah yang sifatnya pada taraf membahayakan dirinya. Boleh membatalkan puasa dalam kasus ini memberi pengaruh positif bagi kesembuhan penyakitnya. Kedua, orang yang sedang menempuh perjalanan minimal 80 KM. Maksud bepergiannya harus baik, tidak boleh bertujuan maksiat.

Ketiga, muncul kekuatiran saat puasa menjadi sebab dia mati. Misalnya, di siang hari merasa haus hingga kuatir rasa hausnya menyebabkan dirinya meninggal dunia maka boleh membatalkan puasanya”, jelas Rahmad.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *